Wednesday, September 16, 2020

Ilmu Sihir dan Gerak Alam Semesta


Karena semua ilmu Pengetahuan adalah milik dan berasal dari Allah, maka pada dasarnya semua ilmu Pengetahuan adalah baik dan bersifat Netral, termasuk ilmu Sihir...

Sifat dasar ilmu apapun adalah Netral ibarat Pisau Dapur. Pisau Dapur bisa menjadi Maslahat apabila dipakai mengiris Bawang dan Buah untuk disajikan pada Keluarga dan Tamu kita....

Pisau Dapur juga Besar Maslahatnya, karena sewaktu-waktu ia bisa menjadi Senjata Pertahanan Diri yang sangat Ampuh untuk melumpuhkan Musuh Biadab yang mendadak masuk ke dalam Rumah untuk menghabisi kita...

Tapi Pisau Dapur yang sama seketika menjadi Mudharat Besar apabila ia dipegang oleh seorang Durjana. Karena dengan Pisau Dapur itu si Durjana bisa melakukan segala Perbuatan Keji yang diinginkannya...

Dengan pengantar ini, saya yakin kita bisa faham bahwa ternyata semua ilmu Pengetahuan tanpa kecuali memiliki sifat seperti Pisau, ia bisa bersifat Positif dan Negatif, tergantung digunakan oleh Siapa dan untuk tujuan Apa. Termasuk didalamnya ilmu Kimia, Fisika, Farmasi dan semua ilmu, termasuk pula ilmu Sihir...

Tapi mengapa ilmu Sihir sangat Berbahaya dan berpotensi mendatangkan Mudharat yang Besar, apabila ia dengan Mudah dan Bebas di Akses oleh semua orang? Apakah benar bahwa mempelajari dan mempraktekkan ilmu Sihir itu hukumnya Haram secara Mutlak?????

Bukankah konon ilmu Sihir itu adalah ilmu Syetan? Lalu mengapa dalam Sejarah kita membaca bahwa Allah pernah menurunkan dua orang Malaikat-Nya (Malaikat Harut & Malaikat Marut) di Tanah Babilonia, khusus untuk mengajarkan ilmu Sihir kepada umat Manusia?????

Allah pernah menurunkan dua Malaikat-Nya untuk mengajarkan ilmu Sihir kepada Manusia, lalu belakangan Allah melarang umat Manusia untuk mempelajarinya, dan konon Allah menghukum dua Malaikat itu karena melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan-Nya yakni mengajarkan ilmu Sihir. Bukankah para Malaikat adalah Makhluk Allah yang sangat Ta'at dan tak pernah melakukan Dosa, lalu mengapa ada dua Malaikat yang berdosa?????

Apakah semua ini tidak terdengar sangat Kontradiksi? Untuk apa suatu ilmu diciptakan Allah, untuk kemudian diharamkan secara Mutlak untuk dipelajari? Bukankah tidak pernah ada yang sia-sia dari semua ciptaan Allah?????

Lalu apa sebenarnya ilmu Sihir itu? Apakah benar ia berupa Mantra-Mantra Pemujaan pada Iblis dan Kalimat-Kalimat Pelecehan kepada Allah?????

Kalau memang benar bahwa ilmu Sihir itu adalah sesuatu yang sangat KUDUS dan ILAHIYAH dan bukan ilmu Syetan, lalu apa sebenarnya ilmu Sihir itu? Mengapa hari ini kata Penyihir (Praktisi ilmu Sihir) terdengar seolah sangat Buruk, Negatif dan cenderung Mengerikan???

Telah banyak orang yang mendefinisikan ilmu Sihir dengan beragam penjelasan yang secara disengaja atau tidak, justru membuat ilmu Sihir semakin Kabur, Rancu dan sulit untuk difahami oleh orang banyak dan memang cenderung sengaja untuk menjauhkan Manusia dari ilmu ini...

Ilmu Sihir sebenarnya adalah suatu ilmu pengetahuan yang apabila dikuasai oleh siapapun, maka ia seolah memegang sebuah Remote Control (sebuah Film Komedi Hollywood yang berjudul Click menyiratkan pesan ini secara Samar dan Jenaka)...

Cobalah anda perhatikan Remote Control di tangan anda saat ini, tak masalah apakah itu Remote TV, AC atau Remote Control apapun. Apa sesuatu yang sangat menyolok yang langsung anda lihat begitu anda memegang sebuah Remote Control????

Ya benar seketika anda melihat banyak Tombol di sana bukan? Setiap tombol yang anda tekan ternyata adalah suatu instruksi yang berbeda-beda terhadap Objek didepan anda. Kalau itu Remote TV misalnya maka ada tombol-tombol tertentu untuk mengganti tayangan dari Film Komedi menjadi Film Horror, dan dari Film Action menjadi Film Romansa....

Dan ada juga tombol yang bisa membuat Televisi bersuara Pelan sehingga anda bisa menonton setiap tayangannya sampai ketiduran saking nyamannya, dan sebaliknya ada pula tombol yang bisa membuat suara Televisi menghentak Dada anda, utamanya ketika anda ingin menyaksikan Film Laga atau Film Thriller...

Demikian pula halnya apabila itu Remote AC, maka ada tombol-tombol tertentu untuk membuat AC bertambah Sejuk atau sebaliknya untuk menghangatkan Suhu Kamar yang sudah sangat Dingin. Ada juga Tombol yang bisa membuat Kipas AC berputar-putar atau menghadap ke satu Arah saja...

Dan dari semua Remote Control umumnya selalu ada Tombol ON dan Tombol OFF untuk menghidupkan dan mematikan Fungsi Objek di depan kita...

Demikianlah sederhananya definisi ilmu Sihir. Sengaja saya memakai perumpamaan Remote Control karena selain lebih mengena dalam tataran Praktisnya, juga membuat kita lebih mudah memahami apa definisi dari ilmu Sihir....

Sehingga ringkasnya ilmu Sihir itu adalah ilmu penguasaan tombol-tombol Gerak Alam Semesta yang sesuai dengan Garis Sunnatullah. Kenapa bisa sesuai dengan Sunnatullah?? Bukankah ilmu Sihir itu melawan Sunnatullah????

Sungguh Celaka bila ada seorang Hamba Allah yang meyakini bahwa ada sesuatu Hal di Kolong Langit ini yang bisa berjalan berlawanan Arah dengan Ketetapan Allah (Sunnatullah)...

Bukankah sudah disebutkan dalam berbagai Ayat Allah bahwa tidak ada satupun yang bisa terjadi di Alam Semesta ini kecuali atas seizin Allah Sang Maha Penguasa Langit dan Bumi, dan itu termasuk pula semua bentuk Khoriqul 'Adah (Kejadian yang tak Lazim, diluar Kebiasaan Manusia dan bahkan melampaui batas-batas Kemampuan Manusia pada umumnya).....

Khoriqul 'Adah adalah pergeseran-pergeseran Gerak Alam Semesta yang menyebabkan terjadinya suatu Peristiwa Luar Biasa ditengah-tengah umat Manusia. Kita sering membahasakannya sebagai sebuah Fenomena Metafisika dan Supranatural. Dalam Islam yang termasuk Khoriqul 'Adah itu adalah Mukjizat, Karomah dan Sihir....

Disebut Mukjizat, apabila Khoriqul 'Adah itu dinampakkan oleh pribadi-pribadi Maksum seperti para Nabi dan Keluarga mereka yang Ta'at dan bertakwa pada Nabi di zamannya.....

Disebut Karomah apabila Khoriqul 'Adah itu dinampakkan oleh pribadi-pribadi yang tidak Maksum tetapi memiliki Kedekatan dengan Allah seperti para Awliya, Syuhadai was Sholihiin.....

Dan yang terakhir, disebut Sihir apabila Khoriqul 'Adah itu dinampakkan oleh umat Manusia pada umumnya baik ia seorang Takwa maupun ia seorang Durjana. Ini sekaligus menjawab pertanyaan mengapa Sihir yang diniatkan untuk Kezoliman selalu akan tunduk pada kekuatan Mukjizat dan Karomah...

Perbedaan lainnya antara Mukjizat dan Karomah disatu sisi dan Ilmu Sihir disisi lainnya adalah Mukjizat dan Karomah tidak bisa diraih dengan melalui proses Belajar / menuntut Ilmu (Mukjizat & Karomah tidak bisa dipelajari), karena keduanya Pure / Murni Karunia Ilahi kepada Hamba-Hamba yang dipilih-Nya.....

Sedangkan ilmu Sihir bisa dipelajari oleh siapapun yang sanggup dan bertalenta untuk itu. Bahkan ia disebut ilmu, karena memang hanya bisa diperoleh dengan melalui proses Belajar / menuntut ilmu...

Lalu apakah memang ada ilmu Sihir yang tidak menzolimi Makhluk Allah? Atau dengan kata lain, bagaimana halnya terkait dengan ilmu Sihir yang digunakan untuk melawan Kezoliman dan menghancurkan setiap Makar para Penzolim? Ketika Musuh-Musuh Allah mengacak-acak kita, apakah Berdiam Diri dan Kepasrahan dalam kondisi seperti itu adalah sebuah bentuk Tawakkal yang Terpuji????

Belumkah tiba saatnya Musa-Musa di zaman ini melemparkan Tongkat-Tongkat mereka agar menjelma menjadi Ular Raksasa yang melahap semua Ular Kecil para Penyihir Fir'aun dizaman ini yang hanya berasal dari Tali Temali yang mereka lemparkan ke arah Musa-Musa zaman ini????

Bukankah setelah Peristiwa Agung itu semua Penyihir Fir'aun seketika berteriak:

"...Aamanna bi Robbi Haaruna wa Muusa..." = "...Kami Iman (Percaya Sepenuhnya) kepada Tuhannya Harun dan Musa..."

No comments:

Post a Comment